Sabtu, 11 Juli 2015

[074] Al Muddatstsir Ayat 005

««•»»
Surah Al Muddatstsir 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ
««•»»
waalrrujza fauhjur
««•»»
Dan perbuatan dosa tinggalkanlah,
««•»»
and keep away from all impurity!
««•»»

Dalam ayat ini Nabi Muhammad SAW diperintahkan supaya meninggalkan perbuatan dosa seperti menyembah berhala atau patung. Rujza sendiri berarti siksaan, dan dalam hal ini yang dimaksudkan ialah perintah menjauhkan segala sebab yang mendatangkan siksaan itu, yakni perbuatan maksiat termasuk yang dilarang oleh ayat ini ialah mengerjakan segala macam perbuatan yang menyebabkan perbuatan maksiat.

Membersihkan diri dari dosa apalagi bagi seorang dai adalah suatu kewajiban sebab kalau diri sang dai sendiri diketahui cacat dan aibnya oleh masyarakat, sulitlah perkataan dan nasihatnya diterima orang. Bahkan mubalig yang pandai memelihara diri sekalipun pasti menghadapi dua bentuk tantangan, yakni:
  1. Boleh jadi orang yang diajak dan diserunya ke jalan Allah akan menepuk dada, memperlihatkan kesombongannya, sehingga merasa tidak butuh lagi dengan nasihat. Dengan kekayaan, ilmu pengetahuan atau kedudukan yang tinggi yang dimilikinya, ia merasa tak perlu lagi diajak ke jalan Allah.
  2. Mungkin pula sang dai dimusuhi oleh penguasa dan yang tidak senang kepadanya. Sang dai akan diusir, disiksa, diperkosa hak-haknya, diintimidasi, dilarang atau dihalang-halangi menyampaikan dakwah dan menegakkan yang hak. Semuanya itu merupakan akibat yang harus dihadapi bagi siapa saja yang berjihad di jalan Allah. Dan memelihara diri dari segala tindakan dan perkataan yang melunturkan nama baik di mata masyarakat adalah sebagian dari ikhtiar dalam rangka mencapai sukses dakwah yang diharapkan.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan perbuatan dosa) lafal Ar-Rujza ditafsirkan oleh Nabi saw. berhala-berhala (tinggalkanlah) hal itu untuk selama-lamanya.
««•»»
and shun [all] defilement, [this rijz] was explained by the Prophet (s) to be the graven images; in other words, persist in shunning them.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of56
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=74&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#74:5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar